Situasi yang Tak Ideal bagi Liverpool dalam Rumor Transfer Philippe Coutinho

Transfer Neymar dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG) memiliki dampak yang cukup besar bagi dunia sepak bola. Mulai dari cakupan yang lebih luas seperti harga pemain yang akan melambung tinggi, hingga ke satu masalah spesifik seperti mangkirnya Ousmane Dembele dari sesi latihan Borussia Dortmund dengan isu bahwa ia sedang berbicara dengan Barcelona. Namun, dampak terberat tampaknya dirasakan oleh Liverpool dan Jürgen Klopp.

Barcelona, yang memang sudah lama merayu-rayu pemain andalan Liverpool, Phillipe Coutinho, kini memiliki kapasitas (uang) untuk memboyong Coutinho ke Camp Nou sebagai pengganti Neymar. Liverpool dan Klopp berkali-kali menyatakan bahwa Coutinho tidak akan dijual berapapun Barca menawar.

Pada awalnya, Coutinho pun menyatakan bahwa ia bahagia untuk menetap di Liverpool, namun situasi kini berubah. Di tanggal 11 Agustus, diberitakan oleh beberapa media di Inggris dan Spanyol bahwa Coutinho telah meminta Liverpool untuk menjualnya. Apa daya kini yang bisa Liverpool lakukan, apabila sang pemain sudah meminta untuk pindah. Situasi ini bisa jadi sangat merugikan Liverpool dan Klopp.

Masalah Coutinho mungkin tidak akan menjadi begitu merugikan apabila ia meminta untuk ditransfer jauh-jauh hari sebelum tanggal 11 Agustus lalu. Persoalannya adalah, Liverpool sudah menjalani laga kompetitif akhir pekan ini (imbang 3-3 melawan Watford) dan kasus Coutinho hanya akan menambah-nambah masalah bagi Klopp dalam menyusun timnya.

Fokus anak-anak Liverpool juga akan menjadi terganggu dan imbasnya berujung pada hilangnya poin penuh di laga perdana mereka di Liga Inggris musim ini. Klopp sendiri dengan terang-terangan menyatakan bahwa ia kecewa dengan timing permintaan transfer Coutinho. Klopp menjadi serbasalah, karena dengan menjual Coutinho di saat-saat ini, maka keseimbangan tim dapat terganggu, namun, di sisi lain, untuk apa menahan pemain yang hatinya tidak lagi ada di tim.

Pages: 1 2