Mario Balotelli, Batas Tipis Antara Kegilaan dan Kegeniusan

Pada usia ke-26, banyak yang masih bisa diraih Super Mario!

Mario Balotelli

Malam yang tenang jelang akhir Oktober 2011 di Chesire berubah menjadi sebuah kengerian bagi penghuni sebuah rumah mewah. Serangkaian ledakan terjadi di dalam rumah. Belakangan diketahui, rumah tersebut tengah ditinggali penyerang muda Manchester City kala itu, Mario Balotelli. “Hanya toilet yang rusak,” ujar Balotelli santai saat wawancara bersama pentolan Oasis, Noel Gallagher di BBC.

Sehari berselang, Balotelli kembali jadi sensasi. Namun kali ini berkat kontribusinya dalam membantu City meraih kemenangan bersejarah di kandang Manchester United dengan skor telak 6-1. Kala itu, Balotelli yang turut mencetak gol, merayakannya dengan selebrasi yang sangat ikonik: Membuka kostum dan memamerkan tulisan Why Always Me? di kaus dalamnya. Sebuah kegilaan, berujung kegeniusan dalam sekejap.

Siklus tersebut pun berulang pada gelaran Piala Eropa 2012. Saat rekan setimnya di timnas Italia menjalani sesi latihan dengan serius, Balotelli malah bermalas-malasan dan tertangkap kamera tengah tengkurap. Tak hanya itu, pemain yang dijuluki Super Mario tersebut terlihat memilih bermain dengan bendera tendangan pojok saat penggawa Gli Azzurri sedang beristirahat sejenak.

Akan tetapi, lagi-lagi kelakuan aneh itu dibalas dengan kegeniusan. Satu yang tentu masih diingat publik adalah aksinya pada laga semifinal melawan Jerman. Balotelli tampil jadi bintang dengan dua gol penentu. Salah satu gol dirayakan, kembali dengan selebrasi ikonik. Balotelli lagi-lagi melepas jersey-nya, tapi kali ini memamerkan otot kekarnya. Italia lolos ke final dan aksi Balotelli kembali jadi meme populer seantero jagat.

1 Trackback / Pingback

  1. Marco Materazzi: Si Badung yang Dirindukan | Football Tribe Indonesia

Comments are closed.