Siapa Mau Diego Costa?

Dua hari lalu (8/6), Daily Mail mengabarkan bahwa Diego Costa berada di ujung kebersamaannya dengan Chelsea. Tidak banyak yang bisa dikabarkan kenapa berita ini berhembus, namun salah satu poin utamanya, masih menurut Daily Mail, adalah pesan singkat dari Antonio Conte terhadap eks penyerang Atletico Madrid tersebut.

Salah satu poin pentingnya adalah Conte mengabarkan bahwa penyerang berusia 28 tahun tersebut tidak lagi berada di rencana masa depan pelatih Italia tersebut di London Biru. Memang belum jelas kenapa Conte terlihat tidak menginginkan Costa, mengingat musim lalu, penyerang bengal ini mengoleksi 20 gol dan 8 asis di Liga Primer. Costa top skor klub dan salah satu aktor kunci gelar liga kedua Chelsea dalam tiga musim terakhir.

Memang, sudah sejak enam bulan terakhir berhembus selentingan rumor bahwa beberapa klub Liga Super Cina sudah mendekati Costa. Kabarnya, mereka sudah aktif melakukan pendekatan sejak bursa transfer musim dingin di Januari 2017 lalu. Beberapa di antaranya bahkan dikabarkan siap menggaji Costa dengan bayarannya yang akan membuatnya menjadi pesepak bola termahal di dunia. Namun, alih-alih termakan isu transfer tersebut, nyatanya penyerang timnas Spanyol ini justru tampil konsisten bersama Chelsea.

Costa sendiri masih terikat kontrak sampai Juni 2019 dan berdasar situs Transfermarkt, nominal harga yang disematkan ke pemain bertampang gahar ini berkisar di angka 50 juta paun. Mahal, ya? Memang, tapi pemain yang pernah dipinjamkan ke Rayo Vallecano ini terbukti memiliki catatan gol yang bagus selama di Inggris. Dan efeknya, kabar ini memberi angin segar bagi beberapa klub yang menginginkan jasa pemain ini.

Lalu, siapa yang mau dan mampu untuk menebus dan menggunakan jasa Diego Costa?

Diego Costa

Atletico Madrid

Seperti pernah dilansir oleh Independent, Costa sempat berujar dengan jelas bahwa satu-satunya klub yang ingin ia tuju selepas dari Chelsea adalah Atletico. “Seluruh dunia tahu bahwa klub yang ingin aku tuju hanya Atletico. Jika klub (Chelsea) ingin melepasku dan tim selain Atletico yang menawar, aku akan bertahan di sini (Chelsea). Tapi bila tawaran itu dari Atletico, aku jelas akan pergi ke sana.”

Masalahnya, rival sekota Real Madrid ini tengah terkena larangan transfer dan tidak bisa mendaftarkan pemain sampai Januari 2018. Ini yang membuat situasi semakin pelik bagi Costa, mengingat tahun depan ada pagelaran Piala Dunia dan bila bertahan di Chelsea sampai Januari tahun depan, ia rawan duduk di bangku cadangan selama enam sampai tujuh bulan, mengingat Conte sudah tak melibatkannya dalam skema musim depan.

Tapi, Costa bisa tetap pindah ke tim asuhan Diego Simeone tersebut per musim panas ini namun hanya akan menghabiskan waktunya untuk ikut latihan saja dan tidak bisa didaftarkan dalam skuat resmi Atleti sampai Januari 2018. Pertanyaannya, sudikah Costa mengambil jalan pintas yang sedikit mengorbankan waktu bermainnya ini?

Pages: 1 2 3